Apa yang Kau mau sebenarnya?? Apa maksud dari semua sikapmu selama ini...
tidak ada sinyal pending, handphone dan segala jejaring sosialku pun update semua, tapi tak adakah sedikit difikiranmu untuk menghubungiku... kau dimana?
Tidakkah penting lagi sekarang untuk saling memberi kabar, tidakkah aku kau cari lagi... Apa salahku sampai kau sebegitunya tidak perduli lagi...
Aku menunggu semua kata darimu, sudah terlalu banyak yang aku lihat, yang aku rasa, aku kecewa dan aku bersedih karenamu. Kau kekasih yang begitu mengaduk-aduk perasaanku, kau tak perduli padaku, kau acuhkan aku seakan aku tak penting di hidupmu.
entahlah, aku tak tahu bagaimana lagi cara menghadapimu... Kau terlalu jauh sekarang, jauh dimata dan jauh di hati...
hiks
Vira Irma Sari
5 Mei 2012
vierairmamind semua yang vira lihat, pikir, dengar, dan rasakan... beritahu jika aku salah...karena kita bebas bicara... dan terima kasih untuk yang tersenyum karena melihat apa yang kutampilkan...
it's me!!

Jumat, 04 Mei 2012
Piluku
Hari ini Saya melihat sesuatu yang begitu memilukan hati,
entahlah, tidak tahu bagaimana perasaan saya dan apa yang harus saya lakukan.
Foto itu, senyum itu, cahaya itu, yang harusnya untuk saya, milik saya, punya
Saya seorang kini diberikan untuk yang lain. Siapa wanita itu? Tidak pernah
terdengar atau diceritakan kepada Saya kamu mengenal dan bahkan akrab
dengannya. Sampai foto bersama dengan gaya dan tatapan yang harusnya milik
Saya.
Dan Kamu, apakabarmu... sekian lama kau mampu berdiam dari
diriku, tak menyapaku, tak khawatir tentangku. Apa maksudnya, apa memang sudah
tak penting lagi kehadiranku di hidupmu. Kau pernah bilang kau sengaja berubah
perlakuan karena kedua orang tuaku, tapi heyyyyy jangan lampiaskan padaku
semuanya. Aku dan orangtuaku berbeda pemikirannya, Kau dulu berjanji untuk
membuktikan semuanya tapi kenapa kini kau begini, kau menyerah dan menghukumku.
Siapa lagi yang bisa ada disampingku dan menguatkanku menghadapi orang tuaku
selain kau. Aku berjuang untukmu, tapi kau malah berubah sikap dan meninggalkan
aku sendirian memikirkan ini semua. Gak Adil.....!!
Kini, saat kau bilang tak bisa tertawa denganku, mungkinkah
karena kau sudah menemukan tawa wanita lain yang mampu membuatmu tertawa,
itukah alasannya? Karena dia kah maka kau merubah semua sikapmu, membuatku
marah lalu aku bisa memintamu meninggalkanku, begitukah?? Mana janji-janjimu
padaku yang berkata akan selalu memahamiku, akan selalu denganku, palsukah itu
semua?? Secepat itukah kau berubah dan berpaling.... ouhhhh
Aku sayang padamu, aku menerima apapun dirimu. Tapi apabila
kau tak menginginkanku lagi untuk apa aku bertahan. Ketika kedamaian hati yang
dulu Kau bilang kau dapatkan dari Aku kini sudah bisa kau dapatkan dari orang
lain, aku bisa apa. Kau entah kemana, kau melakukan lagi apa yang telah kita
sepakati tidak akan kau lakukan lagi. Aku sedih, teramat sedih, semudah itu kau
melakukan ini semua terhadapku.
Kau bintangku, semangat hidupku. Kau sumber bahagiaku. Tapi
bila kau lebih memilih untuk menjauh, menjaga jarak denganku.. Baiklah, aku
ikuti semua kehendakmu. Aku ikuti semua pola kelakuanmu. Aku ingin kau tahu Aku
ini wanita yang begitu kuat, dalam sedihku aku mampu tetap berdiri tegar tak
akan aku mau menjadi lemah hanya karena Kau. Aku tunggu kau menyelesaikan ini
semua, hidupku juga tak melulu tentangmu, aku masih punya tanggung jawab lain
tapi aku tidak pernah menyepelekan arti hadirmu di hidupku. Untuk itu kutunggu
sikapmu, kalau memang semua ini hanya membuatmu tertekan tak apa, aku rela kita
saling melepaskan. Aku begitu menyayangimu sehingga aku tidak ingin hidupmu
tertekan dengan semua yang telah kau dengar tentang keluargaku. Perjelaslah
segera. Aku selalu mau menunggumu.
Vira Irma Sari
5 Mei 2012
Langganan:
Postingan (Atom)